K
KabarNow
Portal berita terkini
Sabtu, 23 Mei 2026
TentangPrivasiKontak
BerandaTrendingPolitikOlahragaTeknologiBisnisHiburanInternasionalLainnya
KabarNow

Portal berita terkini dan terpercaya dari berbagai sumber pilihan. Disajikan ringkas dengan tautan ke sumber asli.

Navigasi
  • Beranda
  • Trending
  • Politik
  • Teknologi
  • Bisnis
Informasi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Syarat Ketentuan
  • Penafian
© 2026 KabarNow. Semua hak dilindungi.Portal berita terkini dengan tautan ke sumber asli.
K
KabarNow
Portal berita terkini
Sabtu, 23 Mei 2026
TentangPrivasiKontak
BerandaTrendingPolitikOlahragaTeknologiBisnisHiburanInternasionalLainnya
BerandaInternasionalPemerintah terapkan WFH satu hari demi hemat BBM – 'Tidak memiliki dampak yang signifikan'
InternasionalSelasa, 24 Maret 2026 pukul 02.063 menit baca

Pemerintah terapkan WFH satu hari demi hemat BBM – 'Tidak memiliki dampak yang signifikan'

Buka sumber asli(BBC Indonesia)
Lihat semua sumber
Memuat iklan...

Ringkasan Cepat

  • 1Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari per minggu untuk ASN, pekerja swasta, dan pelajar sebagai upaya penghematan BBM.
  • 2Pengamat menilai kebijakan WFH ini tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap penghematan BBM secara nasional.
  • 3Konsumsi BBM terbesar berasal dari sektor logistik, distribusi barang, dan mobilitas non-kerja, sehingga WFH dinilai hanya berdampak marginal.
  • 4Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyatakan bahwa kebijakan ini belum menyentuh perubahan struktural dalam konsumsi BBM.
Sumber utama: BBC Indonesia

Artikel

Lihat sumber

Latar Belakang

Dalam menghadapi tantangan global terkait harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan upaya untuk mengurangi konsumsi energi, pemerintah Indonesia mengambil langkah kebijakan dengan menerapkan sistem Work From Home (WFH) selama satu hari dalam seminggu. Kebijakan ini menyasar berbagai sektor, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), pekerja swasta, hingga pelajar. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk menekan angka konsumsi BBM secara nasional, yang diharapkan dapat meringankan beban anggaran negara dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Namun, efektivitas kebijakan ini kemudian menuai berbagai tanggapan dari para pengamat ekonomi.

Inti Peristiwa

Implementasi WFH satu hari per minggu ini menjadi sorotan karena dinilai tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap penghematan BBM secara keseluruhan. Sejumlah pengamat ekonomi berpendapat bahwa konsumsi BBM terbesar justru berasal dari sektor-sektor vital seperti logistik, distribusi barang, dan mobilitas non-kerja. Dengan kata lain, aktivitas ekonomi yang melibatkan pergerakan barang dan jasa, serta kegiatan di luar rutinitas pekerjaan formal, memiliki kontribusi yang jauh lebih besar terhadap penggunaan BBM.

"Jadi menurut saya efeknya lebih bersifat marginal, belum menyentuh perubahan struktural," ungkap Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengenai dampak WFH terhadap penghematan BBM.

Data dan fakta menunjukkan bahwa sektor transportasi dan industri merupakan konsumen BBM terbesar. Kebijakan WFH, yang lebih berfokus pada pengurangan mobilitas pekerja kantoran dan pelajar, dinilai kurang menyentuh akar permasalahan konsumsi BBM yang sebenarnya. Oleh karena itu, efektivitas kebijakan ini dalam mencapai target penghematan energi menjadi pertanyaan besar.

Analisis dan Dampak

Kebijakan WFH sebagai solusi penghematan BBM memunculkan perdebatan mengenai efektivitasnya dalam konteks ekonomi Indonesia. Meskipun memiliki potensi untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara di perkotaan, dampaknya terhadap penurunan konsumsi BBM secara nasional dinilai terbatas. Sektor-sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap konsumsi BBM, seperti industri manufaktur, pertambangan, dan transportasi barang, memerlukan solusi yang lebih komprehensif dan terarah. Misalnya, insentif untuk penggunaan energi terbarukan, peningkatan efisiensi logistik, dan pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan.

Selain itu, kebijakan WFH juga dapat memengaruhi produktivitas dan efisiensi kerja. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan bahwa WFH dapat meningkatkan produktivitas dalam kondisi tertentu, ada juga potensi penurunan kinerja akibat isolasi sosial, gangguan di rumah, dan kurangnya interaksi langsung dengan rekan kerja. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi yang cermat terhadap dampak positif dan negatif dari kebijakan WFH sebelum diterapkan secara luas.

Pandangan ke Depan

Ke depan, pemerintah perlu mempertimbangkan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi dalam upaya penghematan energi. Selain kebijakan WFH, perlu adanya investasi dalam pengembangan energi terbarukan, peningkatan efisiensi energi di sektor industri dan transportasi, serta edukasi masyarakat mengenai pentingnya konservasi energi. Kebijakan yang efektif harus mampu menyentuh berbagai aspek konsumsi energi, mulai dari sektor rumah tangga hingga industri besar. Dengan demikian, Indonesia dapat mencapai target penghematan energi yang lebih signifikan dan berkontribusi pada upaya global dalam mengatasi perubahan iklim. Evaluasi berkala terhadap kebijakan WFH dan penyesuaian berdasarkan data dan fakta di lapangan juga krusial untuk memastikan efektivitasnya dalam jangka panjang.

Sumber Berita

BBC IndonesiaBing News - Pemerintah
Memuat iklan...

Jangan Ketinggalan Berita

Dapatkan berita terkini setiap pagi langsung di inbox kamu. Gratis dan bebas spam.

Direkomendasikan Untuk Kamu

Trending Fallback
Trending14 Mar 2026

Viva.co.id: Berita Terkini Informasi Terbaru Nasional & Internasional

Viva.co.id menyajikan berita terkini dari berbagai kategori, termasuk nasional, internasional, bisnis, olahraga, dan gaya hidup.

Bing News - Indonesia, Bing News - Terkini, Bing News - Politik
Trending13 Mar 2026

Sumardji Jawab Isu John Herdman Minta Naturalisasi 2 Pemain Eropa untuk Timnas Indonesia

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menanggapi isu permintaan naturalisasi dua pemain Eropa oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Bing News - Indonesia, Bing News - Terkini, Bing News - Olahraga
Trending11 Mar 2026

Sejauh mana dampak perang AS-Israel dengan Iran terhadap stabilitas ekonomi-politik Indonesia?

Eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan politik Indonesia.

Bing News - Terkini, Bing News - Politik, Bing News - Pemerintah
Trending9 Mar 2026

Sejauh mana dampak perang AS-Israel dengan Iran terhadap stabilitas ekonomi-politik Indonesia?

Eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia.

Bing News - Terkini, Bing News - Pemerintah, Bing News - Bisnis
Trending4 hari yang lalu

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia akan menghadapi Qatar di Piala Asia 2027.

Bing News - Indonesia, Bing News - Terkini, Bing News - Sepakbola
Trending6 hari yang lalu

Berita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga

Liputan6.com menyajikan berita bola terkini dari berbagai liga, termasuk Liga Indonesia, Eropa, dan dunia.

Bing News - Indonesia, Bing News - Terkini, Bing News - Sepakbola
Memuat iklan...

Berita Terkait

Kasus hantavirus terdeteksi di Indonesia, seberapa berbahaya?

Kementerian Kesehatan memastikan dua kasus suspek hantavirus di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif dan telah sembuh.

InternasionalSelasa, 12 Mei 2026 pukul 10.01
Timnas Indonesia

Timnas Indonesia akan menghadapi Qatar di Piala Asia 2027.

TrendingSelasa, 19 Mei 2026 pukul 04.30
Berita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga

Liputan6.com menyajikan berita bola terkini dari berbagai liga, termasuk Liga Indonesia, Eropa, dan dunia.

TrendingMinggu, 17 Mei 2026 pukul 18.00
Timnas Indonesia

John Herdman memantau enam pemain naturalisasi tambahan dari empat negara berbeda untuk memperkuat Timnas Indonesia.

TrendingMinggu, 17 Mei 2026 pukul 04.30
Berita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga

Liputan6.com menyajikan berita bola terkini dari berbagai liga, termasuk Liga Indonesia, Eropa, dan dunia.

TrendingKamis, 14 Mei 2026 pukul 06.30
Berita Ekonomi Indonesia Terkini Hari Ini

Pemerintah Indonesia tengah berfokus pada penanganan masalah sampah di 71 kota yang termasuk dalam 22 aglomerasi.

TrendingMinggu, 10 Mei 2026 pukul 22.00

💬 Komentar

0/1000
Memuat iklan...
KabarNow

Portal berita terkini dan terpercaya dari berbagai sumber pilihan. Disajikan ringkas dengan tautan ke sumber asli.

Navigasi
  • Beranda
  • Trending
  • Politik
  • Teknologi
  • Bisnis
Informasi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Syarat Ketentuan
  • Penafian
© 2026 KabarNow. Semua hak dilindungi.Portal berita terkini dengan tautan ke sumber asli.